Jumat, 29 November 2013
#gratitude
I am grateful for what I am and have. My thanksgiving is perpetual. It is surprising how contented one can be with nothing definite, only a sense of existence.
Kamis, 28 November 2013
This is why I LOVE MY JOB
#TerbanglahTerusBersamaLION
#NowWatchingOnMetroTV
#NowWatchingOnMetroTV
Ini bukan pekerjaan yang mudah bagi suatu perusahaan yang akhir-akhir ini mengalami citra buruk akibat maskapai yang mengalami suatu kejadian yang kurang mengenakkan yaitu kecelakaan. Dan saat ini perusahaan maskapai tersebut sedang membangun citra positifnya kembali agar dapat menarik hati para customer yang selama ini telah loyal terhadap mereka.
Ini adalah salah satu contoh point mengapa aku cinta pekerjaanku menjadi seorang praktisi Public Relation dan Marketing Communication.
Always try to dig in innovation and creativity. Yet, problem solver.
#ILoveMyJob
#gratitude
As we awake to a new day, most of us think of the same old things. It's a new day, so think of new things. New things to do, new ways to do them, new ways to make things interesting, new things to make life better, new ways to help your dreams come true. If you wake up every new day thinking of the same old things, then you set yourself up for the same old fall.
For the sake of us..
Too often, we carry around those things from our past that hurt us the most. Don't let past pain rob you of your present happiness. You had to live through it in the past, and that cannot be changed, but if the only place it lives today is in your mind, then forgive, let go, and be free.
Rabu, 03 April 2013
5 Jam Ini Menyenangkan
Terhitung dari pukul 18.30 hingga 23.30 waktu indonesia bagian barat.
Agak larut memang aku pulang dari kantor hari ini. Apapun itu, mengirimkan kabar ke rumah bahwa aku pulang terlambat itu sudah barang wajib kudu harus hukumnya. Biar orang rumah nggak pada khawatir. Itu sudah kebiasaan di keluarga kami.
Dan 5 jam ini menyenangkan. Menemani sahabat yang pengen bertemu dan sharing tentang kehidupan dia akhir-akhir ini. Dan kami menghabiskan waktu di sebuah kedai susu khas kota ini, kota Solo.
Selesai itu aku ke bioskop untuk menonton film ang membuatku ingin segera membandingkan dengan plot novel yang sebelumnya aku baca yaitu "Madre" karya Dewi Lestari. Aku tidak akam berbicara tentang teknis atau sentiment film itu, tapi aku suka kedua versi Madre, buku dan film nya. Masing-masing berkarakter dan imajinasi orang tidak bisa diperdebatkan. Satu moral story yang aku tangkap dari itu, (aku bukan mau mainstream sehabis nonton lalu berkomentar sok seolah-olah seperti sutradara ya, hehe) ini benar mengingatkan aku tentang kendurnya semangat berjuang di masing-masing individu. Apa mau kita. Apa passion kita. Apa yang kita kejar untuk mennyeimbangkan hidup. Semua orang ingin selalu melihat matahari terbit di ujung cakrawala mata kita dengan menghirup udara pantai yang membiarkan kita untuk bebas meraup utuh kesegaran surga bumi. Di lain sisi, keseimbangan atas kebebasan telah memukul telak jiwa berontakku. Tak selamanya aku bisa hidup sesuai keinginan mutlakku, aku tidak bisa hidup sendiri, orang-orang disekitarku adalah denyutku juga karna kami adalah frekuensi dari resonansi pengharapan yang ada. Tanggung jawab atas kehidupanku ada diisi kepalaku. Semangat terbangun kembali saat aku memikirkan tentang kehidupan orang-orang disekelilingku. Betapa bersyukurnya aku atas limpahan ketegasan diri untuk menentukan jalan hidup. Aku hidup tidak dalam kebimbangan. Setidaknya itu.
Dan 5 jam ini menyenangkan.
Dalam kurun waktu itu aku bertemu dengan 3 sahabat.
Aku lapar. Sehabis nonton, aku dan 2 sahabatku makan. Makan, ngobrol dan ujungnya sharing mengenai apapun, itu pasti terjadi. Hehe. Dan aku mendapatkan banyak sekali ilmu baru dan perjalanan pengalaman baru dari kedua sahabatku. Sampai pada akhirnya aku sadar mata sudah mulai lelah. Aku harus pulang. Kami pulang bersama dan sepanjang perjalanan pulang pun kami lanjutkan cerita, waktu terasa kurang dan selebihnya, 5 jam ini menyenangkan.
☺
#gratitude
Agak larut memang aku pulang dari kantor hari ini. Apapun itu, mengirimkan kabar ke rumah bahwa aku pulang terlambat itu sudah barang wajib kudu harus hukumnya. Biar orang rumah nggak pada khawatir. Itu sudah kebiasaan di keluarga kami.
Dan 5 jam ini menyenangkan. Menemani sahabat yang pengen bertemu dan sharing tentang kehidupan dia akhir-akhir ini. Dan kami menghabiskan waktu di sebuah kedai susu khas kota ini, kota Solo.
Selesai itu aku ke bioskop untuk menonton film ang membuatku ingin segera membandingkan dengan plot novel yang sebelumnya aku baca yaitu "Madre" karya Dewi Lestari. Aku tidak akam berbicara tentang teknis atau sentiment film itu, tapi aku suka kedua versi Madre, buku dan film nya. Masing-masing berkarakter dan imajinasi orang tidak bisa diperdebatkan. Satu moral story yang aku tangkap dari itu, (aku bukan mau mainstream sehabis nonton lalu berkomentar sok seolah-olah seperti sutradara ya, hehe) ini benar mengingatkan aku tentang kendurnya semangat berjuang di masing-masing individu. Apa mau kita. Apa passion kita. Apa yang kita kejar untuk mennyeimbangkan hidup. Semua orang ingin selalu melihat matahari terbit di ujung cakrawala mata kita dengan menghirup udara pantai yang membiarkan kita untuk bebas meraup utuh kesegaran surga bumi. Di lain sisi, keseimbangan atas kebebasan telah memukul telak jiwa berontakku. Tak selamanya aku bisa hidup sesuai keinginan mutlakku, aku tidak bisa hidup sendiri, orang-orang disekitarku adalah denyutku juga karna kami adalah frekuensi dari resonansi pengharapan yang ada. Tanggung jawab atas kehidupanku ada diisi kepalaku. Semangat terbangun kembali saat aku memikirkan tentang kehidupan orang-orang disekelilingku. Betapa bersyukurnya aku atas limpahan ketegasan diri untuk menentukan jalan hidup. Aku hidup tidak dalam kebimbangan. Setidaknya itu.
Dan 5 jam ini menyenangkan.
Dalam kurun waktu itu aku bertemu dengan 3 sahabat.
Aku lapar. Sehabis nonton, aku dan 2 sahabatku makan. Makan, ngobrol dan ujungnya sharing mengenai apapun, itu pasti terjadi. Hehe. Dan aku mendapatkan banyak sekali ilmu baru dan perjalanan pengalaman baru dari kedua sahabatku. Sampai pada akhirnya aku sadar mata sudah mulai lelah. Aku harus pulang. Kami pulang bersama dan sepanjang perjalanan pulang pun kami lanjutkan cerita, waktu terasa kurang dan selebihnya, 5 jam ini menyenangkan.
☺
#gratitude
Minggu, 31 Maret 2013
Be careful of what you said...
Sunday, April 31, 2013
I know i miss someone. Apperently a stranger. But when i was saying a stuff to my own self three times:
"Hey, don't you miss me? Really?". I repeated it, "Hey, don't you miss me? Really?". Again, i repeated it, "Hey, don't.. You.. Miss.. Me? Really? Because.. I miss you."
That was enough said.
And just any seconds, he texted me! Sharp at 09:25 PM i received a bbm text of him: "Hey"
And.. Yea.. GOD is the best joker ever! I love HIM much.
HE listens every single thing you say, Human.
I know i miss someone. Apperently a stranger. But when i was saying a stuff to my own self three times:
"Hey, don't you miss me? Really?". I repeated it, "Hey, don't you miss me? Really?". Again, i repeated it, "Hey, don't.. You.. Miss.. Me? Really? Because.. I miss you."
That was enough said.
And just any seconds, he texted me! Sharp at 09:25 PM i received a bbm text of him: "Hey"
And.. Yea.. GOD is the best joker ever! I love HIM much.
HE listens every single thing you say, Human.
Senin, 18 Maret 2013
Kembali Menulis
Hey!
Hello!
Hay hay!
Apalah semua sebutan yang menggambarkan niat seseorang untuk menyapa seseorang, intinya saya mau menulis lagi, menuangkan ide-ide saya, bercerita selagi saya masih bisa mengingat (kalau sudah lanjut usia nanti dan ingatan mulai memudar, saya masih punya cerita yang bisa saya baca ulang kembali ^^), dannnn.. KETIMBANG TERUS-TERUSAN NYERAKIN TIMELINE TWITTER. #Santai,Ga! Hahaha..
Hello!
Hay hay!
Apalah semua sebutan yang menggambarkan niat seseorang untuk menyapa seseorang, intinya saya mau menulis lagi, menuangkan ide-ide saya, bercerita selagi saya masih bisa mengingat (kalau sudah lanjut usia nanti dan ingatan mulai memudar, saya masih punya cerita yang bisa saya baca ulang kembali ^^), dannnn.. KETIMBANG TERUS-TERUSAN NYERAKIN TIMELINE TWITTER. #Santai,Ga! Hahaha..
Terakhir nulis di blog sudah hampir satu tahun yang lalu dan gegara lupa password entry dan di reset nggak bisa, mandeg akhirnya. Ditambah sedang berada di field pekerjaan yang baru yang ternyata menguras waktu, tenaga, pikiran, jiwa dan raga, serta nurani ini (halah..), terabaikan sudah blog saya begitu saja, hanya bisa melihat melalui browser tanpa bisa menulis baru maupun mengubah isinya. Dulu saya menggunakan Tumblr.com sebagai akses untuk blogging. Simpel sih cuma berisi cerita-cerita yang saya alami dengan sedikit visualisasi biar nggak berat ngebayanginnya. Haha ini nih link Tumblr saya yang saya lupa passwordnya itu:
I love reading yet writing. Spesyel nulis pake keyboard aja maksudnya, tulis tangan? Begini hasilnya:
So guys, please welcome me to this brand new blog of mine! Yeah ^^
Langganan:
Postingan (Atom)